Monday, January 23, 2012

Potensi HPK di Kalimantan capai 4,55 juta ha

JAKARTA: Potensi hutan produksi konversi (HPK) di Pulau Kalimantan mencapai 4,564 juta ha atau setara 21,73% dari luas kawasan hutan Kalimantan yang sebesar 38,18 juta.

Potensi ini dihitung dari sisa  alokasi 45% luas hutan Kalimantan yang dijadikan paru-paru dunia.
Alokasi ini tercantum dalam Perpres No. 3 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Pulau Kalimantan yang diteken Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 5 Januari.

Sekjen Kemenhut Hadi Daryanto mengatakan HPK seluas 4,564 juta ha dapat digunakan sebagai lumbung energi pada sektor tambang, minyak dan gas, batubara, dan hasil hutan. Rinciannya, HPK di Kalbar 0,514 juta, Kalteng 2,54 juta, dan Kalsel 1,51 juta. Kalimantan Timur nol ha.

"Total 4,564 juta ha itu bisa untuk palm oil, batu bara, dan lain sebagainya. Kaitannya dengan target pertumbuhan ekonomi Indonesia 6,7% dan MP3EI [Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia]," tuturnya di Jakarta hari ini.

Adapun, sisa areal hutan produksi di Kalimantan sebesar 22,544 juta ha. Kalbar mempunyai hutan produksi 4,71 juta ha, Kalteng 7,18 juta ha, Kaltim 9,73 juta ha, dan Kalsel 0,924 juta ha.

"Sebenarnya alokasi 45% kawasan hutan Kalimantan berfungsi melindungi kelangsungan hidup Indonesia dan menyimpan stok karbon untuk cegah emisi," ujar Hadi.

Alokasi 45% setara 17,18 juta ha itu mencakup kawasan konservasi 5,5 juta ha dan hutan lindung 6,475 juta ha. Juga meliputi hutan tanaman industri seluas 5,134 juta ha. (tw)


Sumber :  www.bisnis.com

0 komentar:

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Powerade Coupons