Friday, November 18, 2011

PANDUAN PEMBUATAN AKTE KELAHIRAN

Setiap warga negara berkewajiban memberikan segala sesuatu tentang kejadian kependudukan. Sedangkan negara menjamin hal tersebut dapat terpenuhi secara merata tanpa adanya berbedaan. Khususnya mengenai Akte kelahiran merupakan salah satu dokumen kependudukan yang mana setiap bayi yang lahir agar di beritahukan sehingga dapat dikeluarkan yang namanya Akte kelahir. Satu sisi banyak pandangan masyarakat terhadap Dokumen Kependudukan yang khususnya Akte Kelahiran merupakan suatu kebutuhan tesier, sehingga tidak jarang kejadian kelahiran seoarang anak tidak di urus pembuatan Akte-nya. Untuk itu, disini kami mencoba menguraikan beberapa hal tentang dokumen kependudukan khususnya mengenai Akte Kelahiran yang sebelumnya telah saya poskan mengenai Perpanjangan Dispensasi Pembuatan AKTE Kelahiran

Pengertian  Akte kelahiran:
Adalah  bukti sah mengenai status anak yang dikeluarkan oleh catatan sipil.

Manfaat Akte Kelahiran:
•    Identitas anak
•    Administrasi kependudukan : KTP , KK,
•    Untuk keperluan  sekolah
•    Untuk Pendaftaran pernikahan  di KUA
•    Mendaftar pekerjaan
•    Persyaratan pembuatan paspor
•    Untuk mengurus hak ahli waris
•    Mengurus asuransi
•    Mengurus tunjangan keluarga
•    Mengurus hak dana pensiun
•    Untuk melaksanakan ibadah haji

Syarat-Syarat:
•    Fotokopi Akte Pernikahan (bagi orangtua yang sudah bercerai dengan menggunakan akta cerai). Catatan: jika tidak bisa memberikan surat akta nikah atau itsbath nikah maka anak merupakan anak ibu.
•    Untuk anak tidak diketahui asal usulnya persyaratan pembuatan akta harus dilengkapi dengan surat keterangan dari kepolisian (menjelaskan asal usul anak) dan dokter (menjelaskan perkiraan usia anak).
•    Photo Copy Kartu Keluarga
•    Photo Copy KTP  Ibu  dan Ayah, jika usia di atas 17 tahun menggunakan KTP sendiri
•    Photo Copy KTP Saksi pencatatan  pelapor  kelahiran
•    Surat Keterangan Lahir  dari Desa /Kelurahan, dokter, bidan, rumah sakit yang disahkan di desa/kelurahan
•    Mengisi formulir pelaporan permohonan kelahiran

Langkah-Langkah dalam Melengkapi Persyaratan:

Akta pernikahan
•    Bagi yang telah mempunyai akta pernikahan cukup dengan memfotokopi. Bagi yang belum punya akta pernikahan mengajukan permohonan itsbath nikah ke Pengadilan Agama  (Muslim) dan ke Pengadilan Negeri (non muslim)
•    Bagi anak yang lahir dari perkawinan yang tidak diakui oleh hukum (tidak memiliki akta nikah/itsbath nikah), maka di dalam akta kelahiran hanya tercantum nama ibu dari anak tersebut.
•    Bagi anak temuan yang tidak diketahui orangtuanya maka nama orang tua tidak dicantumkan.

Kartu Keluarga/KTP
•    Bagi yang sudah mempunyai KK/KTP difotokopi, bagi yang belum mempunyai  mengurus KK/KTP ke desa/Kelurahan,  kemudian disahkan Kecamatan  dan diajukan  ke Kabupaten.
•    Surat Keterangan Lahir
•    Surat keterangan lahir asli (bukan fotokopi)
•    Formulir Pelaporan Permohonan Kelahiran
•    Formulir didapat di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, kemudian diisi

Proses Pembuatan Akte Kelahiran di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil:
Jika syarat-syarat dipenuhi  dengan lengkap  dapat segera mengurus pembuatan akta kelahiran dan mendaftar ke Loket.
Selanjutnya petugas dari  Dinas Catatan Sipil melakukan langkah-langkah sbb:
•    Penelitian Berkas
•    Memasukkan data dalam komputer
•    Pengecekan data dan  di paraf oleh pemeriksa data
•    Penandatanganan oleh kepala  Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil
•    Di stempel atau di cap
•    Penyerahan Akta Kelahiran pada Pemohon.
Jika tidak ada permasalahan dan persyaratan lengkap serta data sesuai, pengurusan dapat selesai dalam jangka waktu 2 hari.

Pembiayaan:

Pemerintah melakukan program Pendispensasian pembuatan AKTE  Secara geratis sampai Bulan Desember 2011. Sedangkan lewat dari itu, maka pembiayaan yang dikenakan untuk pengantian pembuatan AKTE di sesuaikan berdasarkan Peraturan di masing-masing Daerah.

Perpanjangan Dispensasi AKTE Kelahiran

Merujuk pada surat Menteri Dalam Negeri Nomor 47.11/2945/SJ tanggal 10 Agustus 2009.
Perihal Perpanjangan Masa Dispensasi Pelayanan Pencatatan Kelahiran dan dalam rangka pemenuhan tanggung jawab Pemerintah untuk memberikan akta kelahiran kepada penduduk.

Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, serta untuk mempercepat pencapaian sasaran " Rencana Strategis Nasional 2011
Rencana Strategis Nasional 2011adalah: Semua Anak Indonesia Tercatat Kelahirannya",
maka masa dispensasi pelayanan pencatatan kelahiran yang semual berlaku sampai Desember 2010 diperpanjang kembali sampai dengan akhir Desember 2011.

Dispensasi yang dimaksud adalah dibebaskan dari proses pengadilan bagi anak yang usianya lebih dari 1 tahun .

Untuk itu diharapkan kepada seluruh masyarakat khususnya yang belum mengurus Akte Kelahiran anaknya  untuk dapat melakukan pembuatan Akte Kelahiran sebelum akhir Desember 2011 bagi yang memiliki anak dengan usia lebih dari 1 tahun.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Powerade Coupons