Wednesday, October 12, 2011

Gugatan media terhadap Dipo Alam ditolak

 
 
JAKARTA: Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menolak gugatan yang dilayangkan Media Group (Metro TV dan Harian Media Indonesia) terhadap Sekretaris Kabinet Dipo Alam terkait pemboikotan media.
 
Dalam putusanya majelis hakim yang diketuai oleh Swidya menyatakan bahwa pernyataan Dipo Alam yang melarang institusi pemerintah memasang iklan di media tertentu diantaranya Media Indonesia dan Metro TV sebagai bentuk pelanggaran.
 
Kendati demikian, majelis menyatakan bahwa penggugat tidak dapat membuktikan adanya kerugian yang timbul sebagai akibat atas pernyataan Dipo Alam. Sehingga dalam pertimbangannya majelis hakim menilai tuntutan ganti rugi yang diajukan Media Group sebesar Rp1 triliun tidak beralasan.
 
"Menolak gugatan penggugat seluruhnya," katanya saat membaca putusan, hari ini.
 
Selain dinyatakan tidak dapat membuktikan gugatannya, dalam pertimbangannya majelis hakim menyatakan bahwa Media Group melakukan pelanggaran karena memasukkan opini dalam pemberitaan yang berkaitan dengan pemerintah. Hal tersebut, lanjut majelis hakim bertentangan dengan Kode Etik Jurnalistik.
 
"Media hanyalah menyampaikan fakta dan bukan memasukkan opini pribadi dalam upaya membentuk membentuk opini publik dalam pemberitaan," jelas majelis dalam pertimbangnnya.
 
Dalam putusan tersebut, majelis hakim juga menolak gugatan rekonvensi yang dilayangkan Dipo Alam terhadap Media Group yang menuntut ganti rugi sebesar Rp1.000 triliun. Majelis hakim menilai gugatan tersebut tidak berdasar karena Dipo Alam tidak mengalami kerugian materil dan immateri tersebut. 
 
Ditemui seusai persidangan, kuasa hukum Media Group, Purwani Yanuar, mengaku keberatan dengan putusan hakim tersebut. Dia beralasan bahwa dalam pertimbangannya majelis hakim menyatakan bahwa  perbuatan Dipo Alam terbukti melakukan pelanggaran namun tuntutan ganti rugi yang diajukan kliennya ditolak.
 
"Kami akan ajukan banding. Seharusnya kalau majelis hakim menyatakan perbuatan tergugat merupakan pelanggaran, tuntutan ganti rugi yang kami ajukan dikabulkan," katanya. (sut)
 
Sumber :
             bisnis.com

JPU menilai HAKIM tak pertimbangkan Bukti


JAKARTA: Jaksa Penuntut Umum terdakwa Walikota Bekasi  Mochtar Mohammad menyatakan majelis hakim tidak mempertimbangkan bukti yang diserahkan oleh JPU terkait dengan  vonis bebas politisi PDIP tersebut.

   “Semua bukti yang disampaikan oleh penuntut umum diabaikan, padahal saat persidangan Jaksa mengajukan 43 saksi dan juga 320 alat bukti mulai dari dokumen tertulis, bukti uang dan sebagainya,”  ujar Ketut Sumedana, Jaksa Penuntut Umum Mochtar Mohammad, hari ini kepada media.

Dia juga menyatakan pihaknya telah mempersiapkan kasasi dengan beberapa pertimbangan. Pertimbangan pertama adalah adanya kesalahan penafsiran hakim dalam surat dakawaan. Selanjutnya pembuktian tidak dilakukan sebagaimana mestinya.

Selain itu, paparnya, dua anak buah Mochtar lainnya telah terbukti bersalah dan telah dijatuhi vonis. Mochtar adalah orang yang memberikan perintah kepada kedua anak buahnya tersebut sehingga buktinya sangatlah jelas.

Ketut juga menyatakan bukti yang dimiliki oleh JPU sudah cukup kuat karena sebelumnya penyidik KPK telah melakukan pemeriksaan teradap seluruh Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) yang terakit dengan kasus ini dan mereka menyatakan bahwa Mochtar terlibat.
 
Sebelumnya Pengadilan Tipikor Bandung memvonis bebas walikota  nonaktif Mochtar Mohammad dari dakwaan korupsi. Ini tentu saja jau dari tuntutan hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dibebankan kepada dirinya.
 
Mochtar Mohammad yang merupakan Politisi PDIP ini didakwa empat kasus korupsi yaituSuap anggota DPRD Rp 1,6 miliar untuk memuluskan pengesahan RAPBD menjadi APBD 2010, penyalahgunaan dana anggaran makan minum sebesar Rp 639 juta, suap untuk mendapatkan piala Adipura tahun 2010 senilai Rp 500 juta dan suap Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) senilai Rp 400 untuk mendapat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). (api)

Sumber :
             bisnis.com

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Powerade Coupons