Thursday, September 15, 2011

Satu Persatu Akhirnya di Panggil KPK


Angelina Sondakh Diperiksa Hampir Enam Jam

Jakarta (ANTARA) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa politikus Partai Demokrat Angelina Sondakh selama hampir enam jam sebagai saksi dari tersangka kasus dugaan suap proyek wisma atlet SEA Games Muhammad Nazaruddin.
"Saya sudah diperiksa KPK. Pertanyaannya tanyakan kepada penyidik KPK saja," kata Angelina saat meninggalkan Gedung KPK Jakarta, Kamis.
Angelina yang akrab dipanggil Angie ini baru keluar dari gedung lembaga antikorupsi tersebut sekitar pukul 17.45 WIB. Ia datang ke KPK sekitar pukul 09.40 WIB diantar oleh adik dari almarhum Adjie Massaid.
Tidak ada kalimat lain dari Angie setelah keluar dari gedung tersebut. Ia langsung "diburu" tidak saja wartawan yang biasa berada di KPK, tapi juga para pengejar berita dari infotainment.
Alhasil kader partai pemenang Pemilu ini perlu ekstra usaha untuk dapat menerobos gerombolan wartawan dan masuk ke dalam mobil Toyota Harrier berwarna hitam miliknya.
Angie diperiksa penyidik KPK karena beberapa kali disebut oleh Nazaruddin, Mindo Rosalina Manulang alias Rosa, dan mantan staf keuangan Grup Permai Yulianis. Ia bersama Wayan Coster disebut-sebut menerima sejumlah uang dan menyebarkannya ke anggota dewan lainnya.

Angelina Sondakh yang merupakan Bendahara di Komisi X sempat disebutkan terdangka kasus dugaan suap proyek wisma atlet SEA Games, Nazaruddin, terkait dengan aliran dana ke Badan Anggaran terkait dengan proyek wisma atlet tersebut.

Pemenuhan Hak Indetitas Warga.


Wih.. Waria Kini Diakui di Paspor Australia, Ada Pilihan Jenis Kelamin untuk Kaum 'Waria'

paspor asing/ilustrai

REPUBLIKA.CO.ID, CANBERRA--Kejutan dari pemerintah Australia. Kini di paspor yang dikeluarkan negara Kangguru itu ada tiga  pilihan gender, yaitu laki-laki, perempuan, dan 'belum ditentukan'.
Pilihan tiga opsi gender ini, menurut pemerintah Australia, untuk menghilangkan diskriminasi atas individu yang menempuh jalan transgender. Dengan demikian, transgender Australia kini dapat menyantumkan pilihan mereka di paspor dengan tanda 'X'.
Tapi, ada syaratnya. Ketegasan kelamin transgender itu harus punya bukti medis, dalam hal ini surat dari dokter.
Sebelumnya, lazimnya di negara-negara lain pilihan gender dalam paspor hanya dua, yaitu pria dan perempuan. Individu tidak dibolehkan mengubah gender dalam paspor mereka kecuali operasi kelamin.
Senator Louse Pratt, yang punya rekan perempuan tapi sekarang diakui sebagai pria, mengatakan ini adalah terobosan penting bagi Australia.
"Tanda 'X' jadi penting, karena ada orang-orang yang merasa ambigu dengan gender mereka," kata dia. "Ini penting untuk mengakui hak azazi mereka," sambung dia.
Menlu Australia, Kevin Rudd, mengatakan aturan baru paspor ini akan menghapus diskriminasi gender dan orientasi seksual di bandara.
Jaksa Agung Robert  McClelland mengatakan aturan ini akan berdampak pada sejumlah warga Australia yang selama ini mendapat hambatan di bandara.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Powerade Coupons