Friday, April 8, 2011

LSBH NTB Menilai Kondisi Infrastruktur Jalan Di Lotim Masih Rawan dan Perlu Perbaikan


by; Tim Peneliti


LOTIM---Lembaga Study dan Bantuan Hukum (LSBH) NTB menilai, kondisi infrastruktur jalan di Lotim masih tergolong rawan kecelakaan. Dari survey yang dilakukan, tingkat kepuasan masyarakat dan indeks penilaian terhadap kondisi infrastruktur jalan di Lotim dinilai masih sangat rendah.
Seperti yang dikatakan tim posko ratapan ummah (Ramah) Muhammad Habiburrahman pada Forum Grouf Diskution (FGD) pada selasa (5/4) kemarin di wisma karina menjelaskan, “Sejauh ini, kondisi jalan di Lotim masih belum ada perhatian dari pemerintah, baik eksekutif maupun legeslatif,” tegasnya. Seperti halnya kondisi ruas jalan yang ada di beberapa kecamatan di Lotim masih terlihat sangat parah. Hal ini disebabkan karena perhatian dari pemerintah maupun masyarakat kurang.
Berbagai masalah yang ditemukan dilapangan seperti ruas jalan kabupaten dan Provinsi di Lotim masih sangat rawan kecelakaan. Beberapa kasus kecelakaan seperti di ruas jalan keruak, pancor tepatnya di desa Songak, ruas jalan Montong Tangi, Surabaya Lepak tepatnya di desa Gereneng, ruas jalan Masbagik, Pancor tepatnya di Gelang, dan beberapa tempat ruas jalan lainnya tergolong parah.
Adapun kecamatan Aikmel Suela yang diproyeksikan menjadi jalur wisata kondisi jalannya masih banyak yang berlubang termasuk di Bebidas sendiri malah ditemukan lubang butiran lepas. Selain itu juga di ruas jalan Mamben Daya, Kembang Kerang yang juga menjadi ruas jalan ekonomi mengalami kondisi rusak parah. Di jalan Mamben Daya badan jalan dengan butirn lepas dan saluran drainase yang tertutup.
Selain itu, dari hasil FGD yang digelar ditemukan berbagai masalah-masalah lainnya dilapangan antaranya, kelengkapan infrastruktur jalan yang kurang memadai, badan jalan sempit seperti yang terdapat di ruas jalan Masbagik Utara, Ruas Jalan Pancor, Keruak, Montong Tangi, Surabaya Lepak, dan ruas jalan kabupaten lainnya. Disamping itu, saluran drainase yang tersumbat seperti yang terdapat di ruas jalan Mamben daya, Kembang Kerang dan Pancor.
Dari hal ini, ada tanda tanya besar terkait dari beberapa efektivitas reses yang dilakukan oleh anggota dewan dan kegiatan monitoring serta penganggaran yang setiap tahunnya ditetapkan di APBD tentang rehabilitasi jalan dan jembatan oleh eksekutif.
Dengan melihat permasalahan yang ada di semua ruas jalan ini, perlu adanya perhatian yang intensif dan upaya pemahaman masyrakat dalam menggunakan serta mentaati kelengkapan infrastruktur jalan yang terdiri dari aspek fisik maupun non fisik dan kondisi jalan secara keseluruhan.
                                                              By. Admin

'Hukuman' Untuk Briptu Norman Kamaru



Anggota Satuan Brigade Mobile Polda Gorontalo, Brigadir Satu Norman Kamaru, sudah mendapatkan "hukuman" oleh kesatuannya. Tampaknya hukuman itu tak berat, bahkan mengakomodasi hobi dan bakat Norman.

Disiarkan di 8-11 Show MetroTV pagi ini, Norman menyanyi di depan teman-temannya. Kali ini ia berdiri di hadapan sejumlah anggota Brimob lainnya, yang mengiringi dengan tepuk tangan kompak (dan "la la la"). Norman menyanyi dengan pengeras suara. Suaranya bagus juga. Barangkali ia memikirkan haluan karir lain?

video
Simak videonya:

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Powerade Coupons