Monday, November 14, 2011

Produksi minyak capai 930.000 barel per hari

AKARTA : Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) memperkirakan rata-rata lifting minyak bumi hingga akhir tahun ini  914.000—930.000 barel per hari.
 
"Ya mudah-mudahan bisa 914.000—930.000 barel, kita lihat ya," ujar Kepala BP Migas R. Priyono ketika ditemui di sela-sela acara MoU KPK dan BP Migas dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi hari ini.
 
Angka tersebut lebih rendah dari target lifting minyak bumi dalam APBN-P 2011 sebesar 945.000 barel per hari. Angka itu pun sebenarnya sudah turun dari target semula 970.000 barel per hari dalam APBN 2011. Adapun hingga 20 Juli 2011, BP Migas mencatat rata-rata lifting minyak
bumi sekitar 906.000 barel per hari.
 
Priyono mengatakan rendahnya perkiraan rata-rata lifting minyak tahun ini terutama disebabkan kehilangan produksi dari CNOOC. Pada akhir September lalu, lapangan-lapangan minyak CNOOC SES Ltd di Laut Jawa sempat terhenti akibat terbakarnya ruang mesin kapal penampung minyak
Lentera Bangsa (floating storage and offloading/FSO) milik PT Trada Maritime Tbk.
 
Priyono mengatakan akibat kejadian tersebut, CNOOC terpaksa menghentikan produksi minyak sebesar 15.000 barel per hari dari sumur–sumur minyak di Blok South East Sumatera yaitu lapangan Widuri, lapangan Intan, lapangan Aida dan lapangan Indri sejak kebakaran FSO Lentera Bangsa. Namun saat ini sudah ada kapal pengganti dan CNOOC sudah kembali berproduksi sebesar 8.000 barel per hari.
 
"Yang signifikan ini yang terjadi di CNOOC, kita kehilangan 15.000 barel gara-gara terbakarnya Lentera Bangsa itu. Saat ini sudah recover tapi baru 8.000 barel, butuh dua kali lipat untuk kembali normal," jelas Priyono. (sut)
Sumber : bisnis.com

0 komentar:

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Powerade Coupons