Sunday, October 9, 2011

Ombudsman RI masih permasalahkan regulasi agen inspeksi

 
JAKARTA: Ombudsman Republik Indonesia mengaku belum puas atas klarifikasi yang dipaparkan oleh Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub pada Jumat lalu terkait penentuan kebijakan implementasi regulated agent (RA) atau agen inspeksi.
 
Ombudsman RI pada Jumat lalu menuntaskan perundingan tahap I dengan Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub. Pertemuan tersebut secara umum membahas latar belakang terbentuknya SKEP 255/IV/2011 serta penunjukkan tiga operator RA.
 
Ketua Ombudsman Republik Indonesia Danang Girindrawardana mengatakan pada perundingan tersebut Dirjen Perhubungan udara hanya memaparkan sejumlah argumen normatif terkait pengambilan keputusan dalam membidani kebijakan RA.
 
Menurut Danang, Dirjen Perhubungan Udara tidak mampu merinci prosedur teknis pelaksanaan RA termasuk proses pemeriksaan produk hewani dan botani.
 
"Hewan dan tumbuhan akan mati kalau terpapar mesin x-ray," tegasnya kepada Bisnis hari ini.
 
Ombudsman, lanjut Danang, meminta Kemenhub untuk memberi penjelasan teknis secara tertulis dalam satu pekan. Selain itu, pihaknya akan mengundang Badan Karantina dari sejumlah Kementerian terkait guna menampung solusi pengiriman produk hewani dan botani. 
 
Kementerian Perhubungan mewajibkan semua kiriman pos dan kargo melalui angkutan udara harus diperiksa melalui regulated agent atau agen inspeksi yang disahkan oleh Kemenhub selaku regulator.
 
Para pengusaha bidang kargo udara keberatan dengan penerapan agen inspeksi tersebut, karena biaya pemeriksaan kargo menjadi lebih mahal dan proses pemeriksaannya berjalan lamban. (sut)
 
Sumber :
            bisnis.com

0 komentar:

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Powerade Coupons