Saturday, October 8, 2011

Buronan Pembobolan BRI Syariah ditangkap Kejagung


JAKARTA: Kejaksaan Agung melakukan penangkapan terhadap Deni Kurniawan yang merupakan buronan dalam kasus dugaan korupsi perkara penggunaan fasilitas kredit Rp226 miliar dari PT BRI Syariah Cabang Serang Banten kepada PT Nagari Jaya sentosa dan PT Javana Artha Buana.

Noor Rachmad,  Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejakasaan Agung, menyatakan Deni Kurniawan ditangkap pada  pukul 23.00 WIB kemarin  di dekat rumahnya di wilayah Bekasi.

“Sekarang dititipkan di Rutan Kejagung, tim pidsus akan melakukan penyerahan tahap II di Kejari Serang hari ini, berkasnya sudah lengkap atau P21,” ujarnya kepada media hari ini.

Noor juga menjelaskan  Deni merupakan tersangka dalam perkara penggunaan fasilitas kredit Rp226 miliar dari PT. BRI Syariah Cab. Serang Banten kepada PT. Nagari Jaya sentosa & PT. Javana Artha Buana. Berdasarkan audit BPKP perbuatan ini menimbulkan kerugian  keuangan negara sebesar Rp212 miliar.

Noor menambahkan Deni Kurniawan sempat menjadi buron selama 2 bulan sejak Juli lalu. Pada 2006 lalu, Deni yang merupakan Ketua Tim Marketing PT Nagari Jaya Sentosa  bersama-sama dengan debitur dari PT Nagari Jaya Sentosa, yaitu Amir Abdullah dan PT Javana Arta Buana, yaitu Muhammad Sugirus mengajukan kredit Rp 226 miliar ke BRI Syariah, Cabang Serang.

Deni bertugas sebagai pengumpul dokumen 438 nasabah kemudian mengajukan kredit. Kredit tersebut  digunakan untuk pembangunan pasar tradisional di Bantar Gebang Bekasi, pembangunan Plaza Nagari Pakubuwono, dan pembangunan Alea Cilandak Town House. Namun begitu setelah kreditnya cair uangnya malah disalahgunakan.

"Tetapi setelah kreditnya cair uangnya tidak diperuntukkan sebagaimana proposal pengajuan. Diduga disalahgunakan oleh tersangka Deni bersama-sama debitur (PT Nagari Jaya Sentosa dan Javana Artabuana)," ungkapnya.

Deni, ujarnya, bakal dijerat dengan pasal 2 dan pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup. Namun begitu pihak kejaksaan tidak menemukan barang bukti lain saat menangkap Deni.

Dalam kasus ini penyidik Pidsus sudah menetapkan 4 tersangka. Keempat tersangka itu, Asri Uliya (mantan pimpinan Cabang BRI Syariah Serang, Banten) saat ini menjabat sebagai Senior Staff pada Divisi Kredit Retail Kantor Pusat BRI, Amir Abdullah (Direktur Utama PT Nagari Jaya Sentosa (NJS), Muhammad Sugirus (Direktur PT Javana Artha Buana, Komisaris Utama PT NJS), dan Dedih Wijaya (Karyawan BRI Cilegon). (api)

Sumber :
              bisnis.com

0 komentar:

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Powerade Coupons