Sunday, October 9, 2011

BRI menangi sengketa lawan Mulia Group

 
 
JAKARTA: PT Bank Rakyat Indonesia Tbk dan Dana Pensiun BRI memenangkan sengketa perjanjian pembangunan dan operasi Gedung BRI melawan PT Mulia Persada Persada.
 
Muhamad Ali, Sekretaris Perusahan BRI, menyatakan amar putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang memenangkan BRI dan Dana Pensiun BRI atas sengketa perjanjian pembagunan dan operasi (build, operate and transfer/BOT) gedung BRI.
 
“Saat ini kasus tersebut sudah sampai kasasi [di Mahkamah Agung]. Kami sudah memenangkan pada tingkat pertama dan banding,” ujarnya kepada Bisnis, hari ini.
 
Dia menjelaskan pada putusan itu disebutkan PT Mulia Persada Pacific (MPP) milik Djoko Soegiarto Tjandra dinyatakan telah melakukan wanprestasi atas perjanjian build operate dan transfer (BOT) gedung BRI. 
 
Perusahaan milik buronan internasional itu dihukum untuk menyerahkan sisa hak pengelolaan gedung BRI II beserta fasilitasnya kepada Dana Pensiun BRI dan BRI. 
 
Selain itu, MPP juga dihukum untuk membayar Rp347,8 miliar karena tidak membayar sewa tanah atas gedung BRI II sejak tahun 1998. 
 
Kasus ini berawal 11 April 1990, ketika BRI dan Dana Pensiun BRI mengadakan perjanjian pembangunan dan operasi dengan Mulia Group. 
 
Mulia milik terpidana kasus korupsi Bank Bali Djoko Tjandra itu mendapatkan proyek pembangunan gedung perkantoran BRI II dan hak untuk mengoperasikan gedung tersebut selama 30 tahun atau hingga 2020. 
 
Namun, pada tahun lalu bank pelat merah tersebut menilai Mulia gagal memenuhi komitmennya untuk membangun fasilitas pendukung yang telah disepakati. BRI mengajukan gugatan ke PN Jakarta Pusat untuk meminta pembatalan perjanjian tersebut. (arh)
 
Sumber : 
             bisnis.com

0 komentar:

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Powerade Coupons